Puasa tidak hanya melepaskan diri dari keinginan untuk makan, minum, dan menahan marah, namun juga hasrat seksual. Bagi Anda yang menjalani ibadah puasa, ada beberapa yang bisa dipraktikkan agar tidak cepat terangsang, sehingga tidak membatalkan puasa.

1. Menjauhkan diri dari godaan

Godaan terkadang Anda sendiri yang menciptakannya, misal dengan terlalu serius memerhatikan seseorang atau berkirim pesan dengan suami atau istri yang isinya memancing. Bila Anda terbiasa melakukan aktivitas ini bisa-bisa mendorongmu untuk membatalkan puasa. Oleh karena itu, jauhkanlah diri Anda dari godaan tersebut.

2. Hindari menonton dan membaca cerita romantis

Menonton dan membaca cerita romantis bisa tanpa sengaja membuat Anda berimajinasi dan mengkhayal sesuatu yang bisa mendorong nafsu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda kurangi atau hindari menonton atau membaca yang berbau asmara agar terhindar dari pikiran maupun khayalan yang tidak diharapkan.

3. Olahraga

Olahraga sangat efektif untuk menyalurkan hasrat ataupun emosi yang berlebihan, daripada dipakai untuk memikirkan hal-hal yang sifatnya duniawi. Anda bisa memilih waktu olahraga sebelum sahur, berbuka, ataupun setelah berbuka. Namun sejatinya memilih waktu yang tepat untuk berolahraga saat puasa adalah senyamannya Anda, karena kondisi badan tiap orang berbeda-beda.

4. Memperbanyak ibadah

Memperbanyak ibadah dengan membaca Al-quran atau buku-buku tentang agama, nabi, dan salat tentu jauh lebih bermanfaat daripada melakukan ataupun membiarkan pikiran terbang kemana-mana yang malah berpotensi untuk membuat Anda batal puasa.

5. Ngabuburit positif

Aktivitas positif yang bisa Anda lakukan di bulan puasa untuk menahan hasrat seksual adalah ngabuburit. Anda bisa mengisinya dengan membagikan takjil, melakukan kegiatan sosial, dan kegiatan amal. Hal tersebut tentu jauh lebih berguna di bulan suci ini.

Manfaat berhubungan seksual

Bagi Anda yang sudah memiliki pasangan suami atau istri, sebenarnya tidak ada larangan berhubungan seks di bulan puasa. Melakukan hubungan seksual justru dapat menciptakan mood yang baik. Namun, pastikan Anda melakukannya ketika sudah berbuka puasa. Menyibukkan diri dengan kegiatan positif dapat membuat Anda menahan hasrat seksual yang tidak pada tempatnya.

Selain itu, berhubungan seks setelah berbuka termasuk bagian dari ibadah dan memberikan manfaat positif untuk kesehatan fisik. Manfaat tersebut, di antaranya:

  • Meningkatkan imun tubuh. Seks dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk membuat antibodi terhadap bakteri, virus, dan kuman lain yang menyebabkan penyakit umum.
  • Menguatkan otot panggul. Memiliki orgasme yang teratur dapat memperkuat dan mengencangkan otot panggul wanita. Orgasme tersebut mengaktifkan otot yang sama yang digunakan wanita saat melakukan latihan Kegel. Otot panggul yang lebih kuat bisa mengurangi risiko kecelakaan dan kebocoran urine.