Kolesterol dalam tubuh dibutuhkan untuk membangun sel-sel baru, membantu memproduksi vitamin D, serta menghasilkan asam empedu untuk mencerna lemak dan menghasilkan sejumlah hormon. Namun, kolesterol yang meningkat melampaui kadar normal bisa menimbulkan penyakit. Penyakit yang biasanya mengintai penderita kolesterol tinggi adalah serangan jantung dan stroke.

Kolesterol dapat meningkat akibat mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol tinggi, kurang berolahraga, atau akibat faktor keturunan. Anda dapat menurunkan kolesterol yang tinggi ini dengan menggunakan bahan alami yang biasa ditemukan di dapur, seperti:

1. Bawang putih

Bawang putih merupakan bahan populer yang banyak digunakan untuk obat-obatan herbal, termasuk menurunkan kolesterol. Caranya yaitu dengan makan tiga sampai empat siung setiap hari. Jangan lupa perbanyak minum air agar terhindar dari dehidrasi akibat zat diuretik yang terkandung dalam bawang putih.

2. Seledri

Seledri mampu menurunkan hipertensi dan kadar kolesterol pada tubuh secara efektif. Seledri mengandung ekstrak heksana sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Kandungan metanol dan etanol di dalam seledri akan meningkatkan sirkulasi darah, sekaligus mengatasi peradangan pada pembuluh darah. Mengonsumsi satu gelas jus seledri dalam sehari dapat menurunkan tekanan darah.

3. Ketumbar

Biji ketumbar dapat mengendalikan kadar kolesterol dalam darah karena mengandung asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, asam askorbat, dan asam stearat. Biji ketumbar akan membantu menurunkan kolesterol jahat tanpa memengaruhi kolesterol baik. Cara mengonsumsinya yaitu dengan menyiapkan dua sendok teh bubuk biji ketumbar, campur dengan secangkir air dan direbus. Setelah mendidih, saring dan diminum. Air ketumbar ini dapat Anda minum dua kali dalam sehari.

4. Kunyit

Warna kuning pada kunyit mengandung kurkumin yang berkhasiat menguras asam empedu. Masakan yang menggunakan kunyit sangat bermanfaat bagi pengidap kelesterol berlebihan, karena mampu menekan pengaruh buruk lemak jenuh.

5. Cuka sari apel

Mengonsumsi cuka sari apel dapat meningkatkan kolesterol baik atau HDL (High Density Lipoprotein). Kandungan serat larut yang terdapat pada sari cuka apel ini dapat menyerap kolesterol jahat dan lemak dalam tubuh, serta membuat rasa kenyang yang lebih lama, sehingga bisa mengurangi porsi makan. Sari cuka apel juga memiliki kandungan asam amino yang bisa menetralkan kolesterol jahat dan membantu mengeluarkannya dari tubuh. Satu sendok teh sari cuka apel organik dicampurkan dengan segelas air, kemudian diminum. Minumlah dua sampai tiga kali sehari setidaknya selama satu bulan.

6. Daun salam

Daun salam yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan, ternyata juga berkhasiat untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh. Caranya yaitu dengan menyiapkan 10 hingga 15 lembar daun salam yang sudah bersih dan direbus dengan 3 gelas air. Jika tinggal tersisa satu gelas, saring air rebusan daun salam tersebut dan diminum. Lebih baik mengonsumsinya pada malam hari. Selain menurunkan kolesterol jahat, daun salam juga memiliki manfaat untuk mengatasi asam urat.

Selain bahan-bahan alami yang ada di dapur, buah-buahan juga mengandung senyawa yang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik dan mampu memperlancar aliran darah, di antaranya buah apel, alpukat, pir, pepaya, jambu biji, dan jeruk.