Kopi dan minuman berenergi memiliki efek yang sama yaitu membangun kembali stamina. Namun jika dikonsumsi secara bersamaan, ternyata bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh. Lalu, apa saja bahaya dari minum kopi dan minuman berenergi sekaligus tersebut? Simak ulasaanya di bawah ini.

Kopi dan minuman berenergi dikenal akan kandungan kafeinnya. Satu cangkir kopi memiliki kandungan kafein sekitar 100 hingga 200 mg, sedangkan minuman berenergi dapat melebihi 200 mg per sajian. Maka dari itu, jika kopi dan minuman berenergi dikonsumsi secara bersamaan, kadar kafein akan melonjak dan bisa bertahan selama 4-6 jam. Hal tersebut menyebabkan overdosis kafein, di mana efek ringan yang ditimbulkan adalah palpitasi, tremor, agitasi, mulas, hingga diare. Bahkan pada kasus yang lebih serius, overdosis kafein tersebut dapat membahayakan nyawa.

Sebuah studi telah melaporkan bahwa minuman berenergi mengandung zat yang bersifat ergogenik yang dapat meningkatkan stamina seseorang. Efek dari zat ini dapat memengaruhi kinerja jantung. Jika kopi dan minuman berenergi diminum secara bersamaan, tubuh akan merasakan efek ergogenik yang lebih besar. Sehingga dapat berakibat pada denyut jantung yang akan meningkat dan tekanan darah pada arteri jadi semakin besar.

Selain menyebabkan aritmia jantung, bahaya minum kopi dan minuman berenergi secara bersamaan juga, yaitu:

  • Penyempitan pembuluh darah jantung (iskemia jantung);
  • Kejang dan halusinasi;
  • Kerusakan otot.

Tidak ada obat penawar khusus yang dapat mengatasi kelebihan kafein. Dokter mungkin hanya akan memberikan obat untuk mengurangi gejala, seperti benzodiazepin untuk kejang, dan beta blocker atau antiaritmia untuk mengatasi disfungsi pada jantung.

Asupan kafein yang aman

Anda dapat menghindari bahaya minum kopi dan minuman berenergi secara bersamaan, dengan mengetahui batasan aman kafein yang masuk ke dalam tubuh. Untuk orang dewasa yang sehat, 400 mg kafein cukup aman untuk dikonsumsi dalam sehari. Namun, takaran tersebut bukanlah ukuran yang pasti dan tetap. Anda tetap harus membaca berapa banyak kadar kafein yang terdapat pada minuman Anda. Anda juga harus membatasi minum kopi, cokelat, teh, minuman berenergi, dan soda. Hal ini karena berbagai jenis kopi, seperti espressocappucinolatte, dan minuman lainnya mengandung kafein yang berbeda. Hindari juga minum minuman berkafein dengan zat lain, seperti alkohol.

Dapatkan informasi lebih lengkap mengenai bisnis klinik beserta beberapa tips lainnya dengan download Gratis E-Book Di sini!