Wanita akan mengalami menstruasi atau haid menjelang pubertasnya. Darah yang keluar selama 3-7 hari saat menstruasi, hingga perubahan hormon akan membuat wanita lebih mudah mengalami anemia. Oleh karena itu, agar aktivitas atau kegiatan tetap berjalan dengan lancar, Anda harus mampu mengatasi anemia selama menstruasi tersebut.

Anemia dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Wanita dapat mengikuti tips berikut ini untuk mencegah anemia saat menstruasi:

1. Santap sumber zat besi

Zat besi merupakan senyawa yang berkontribusi dalam membangun sel darah merah. Sehingga sebagai bentuk antisipasi, Anda harus mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi tinggi, antara lain daging merah, hati ayam, telur, ikan, dan lain-lain.

2. Konsumsi sayur dan buah

Sejumlah sayur dan buah dipercaya mampu membantu wanita yang sedang menghadapi haid atau menstruasi, antara lain yaitu jeruk dan sayuran hijau. Jeruk dan sayuran hijau direkomendasikan bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan selama menstruasi berlangsung.

3. Hindari konsumsi minuman berkafein

Minuman yang mengandung kafein tinggi seperti kopi dan minuman bersoda sebaiknya dihindari dulu saat menstruasi atau haid. Kebiasaan makan dengan minuman berkafein ternyata akan mengurangi kemampuan tubuh dalam penyerapan zat besi yang mana akan berdampak pada keseimbangan sel darah merah.

4. Minum tablet penambah darah

Suplemen penambah darah juga bisa Anda andalkan jika tidak ingin kekurangan darah. Apalagi sekarang ini sudah ada banyak produsen yang menyediakan tablet penambah darah. Metode ini akan membantu tubuh Anda untuk mendapatkan serapan zat besi yang maksimal.

5. Perbanyak aktivitas tubuh

Latihan fisik akan menjaga tubuh Anda tetap sehat dan mengurangi sensasi nyeri yang biasanya dialami di awal pekan haid atau menstruasi. Latihan yang bisa Anda lakukan berupa jalan kaki, jogging, hingga naik-turun tangga maupun mencuci baju.