Saat berbuka dan sahur kita harus memenuhi kebutuhan cairan dengan perbanyak minum atau konsumsi makanan berkuah. Namun, ada beberapa minuman justru bisa menyebabkan dehidrasi jika dikonsumsi saat sahur. Beberapa minuman tersebut, di antaranya adalah kopi dan teh yang panas, manis, dan kental.

Kopi dan teh bukanlah pilihan yang menyehatkan di waktu sahur, karena dapat merangsang pengeluaran air. Kopi atau teh hangat yang manis dan kental ini biasanya di konsumsi untuk melawan rasa kantuk dan kurangnya nafsu makan.

Selain gulanya yang bisa menyebabkan cepat lapar di siang hari, teh dan kopi juga memiliki efek diuretik atau merangsang produksi air kemih. Semakin pekat kopi atau teh yang di minum, maka akan semakin banyak cairan dan elektrolit yang akan terbuang sia-sia. Padahal selama puasa, tubuh mestinya menghemat cairan dan elektrolit.

Teh boleh saja menjadi teman makan sahur, asal dauh teh yang diseduh tidak terlalu banyak. Sehingga efek diuretiknya tidak akan begitu kuat. Selain itu, Anda bisa membiasakan konsumsi minuman ini tanpa gula.

Dibandingkan teh atau kopi, jus buah tanpa gula akan jauh lebih menyehatkan. Selain mengandung serat, jus buah juga mengandung vitamin, mineral, dan antioksidan. Jika ingin minuman yang sekaligus memberikan protein, Anda juga bisa memilih segelas susu.

Meskipun saat sahur sudah minum jus buah, Anda tetap disarankan untuk mengonsumsi sumber serat lainnya, seperti sayur dan buah utuh. Kedua jenis makanan ini akan memberi serat yang lebih kasar daripada jus buah. Pasalnya, ukuran serat buah dan sayur setelah dijus sudah mengalami proses penghalusan.

Nah, sekarang Anda sudah tahu minuman yang dapat Anda hindari saat sahur karena dapat menyebabkan dehidrasi. Oleh karena itu, Anda harus lebih selektif dalam memilih asupan nutrisi agar ibadah puasa menjadi lancar.