Kadar gula darah berkaitan dengan penyakit kencing manis atau diabetes melitus. Peningkatan kadar gula darah sewaktu ≥ 200 mg/dl dengan atau tanpa gejala sering haus dan banyak minum, sering buang air kecil, nafsu makan yang meningkat, mudah lelah dan penurunan berat badan sudah cukup untuk mengatakan bahwa Anda menderita kencing manis.

Kencing manis atau diabetes melitus disebabkan gangguan sekresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh organ tubuh yang disebut pankreas yang berperan dalam penyerapan gula darah (glukosa) dalam tubuh.

Anda mungkin mempunyai faktor risiko ini bila Anda penderita kencing manis yaitu faktor genetik (keturunan), usia, berat badan berlebih, kebiasaan mengkonsumsi makanan manis berlebih dan kurang aktivitas fisik.

Kadar gula darah dapat rendah disebut hipoglikemia (gula darah kurang dari 70 mg/dl) dan tinggi disebut hiperglikemia. Kedua kondisi ini tidak baik bagi kesehatan anda. Kadar gula darah normal adalah kurang dari 200 mg/dl untuk gula darah sewaktu (gula darah yang diperiksa tanpa memperhatikan waktu Anda terakhir makan) dan kurang dari 126 mg/dl untuk gula darah puasa (gula darah yang diperiksa setelah Anda puasa minimal 8 jam).

Bila Anda menderita kencing manis maka Anda harus menerapkan gaya hidup sehat dan mengkonsumsi obat penurun kadar gula atau obat hipoglikemik oral secara teratur atas anjuran dokter.

“Olahraga teratur 3-5x perminggu minimal 30 menit sehari disertai dengan mengurangi makanan mengandung gula berlebih dan memperbanyak makan buah dan sayur bisa membantu Anda terhindar dari penyakit kencing manis”

Kencing manis berbahaya bagi Anda karena dapat menimbulkan gangguan penglihatan, gangguan ginjal, gangguan jantung, gangguan ereksi, gangguan sistem saraf, dan risiko amputasi. Hal ini akan sangat menurunkan kualitas hidup Anda.

“Kencing manis dapat dicegah dengan gaya hidup sehat dan dapat dikontrol dengan obat secara rutin dan teratur sesuai anjuran dokter”