Gagal jantung adalah kondisi jantung yang tidak berfungsi dengan baik, di mana otot jantung akan melemah dan tidak bisa memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Gagal jantung ini biasanya dipicu oleh masalah kesehatan, seperti penyakit jantung koroner, tekanan darah tinggi (hipertensi), anemia, diabetes, cacat jantung sejak lahir, dan lain-lain.

Gagal jantung terbagi menjadi empat jenis, yaitu:

  1. Gagal jantung sebelah kiri (ventrikel kiri jantung tidak dapat memompa darah dengan baik ke seluruh tubuh).
  2. Gagal jantung sebelah kanan (kerusakan pada ventrikel kanan jantung).
  3. Gagal jantung sistolik (otot jantung tidak dapat berkontraksi dengan baik).
  4. Gagal jantung diastolik (jantung sulit terisi darah akibat kekakuan pada otot jantung).

Gejala

Gejala umum yang ditimbulkan dari gagal jantung, antara lain:

  • Sesak napas;
  • Lelah yang berlebihan;
  • Pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, perut, atau daerah punggung bawah;
  • Pusing;
  • Kenaikan berat badan;
  • Buang air kecil yang lebih sering, terutama malam hari;
  • Jantung berdetak cepat dan tidak teratur;
  • Batuk di malam hari;
  • Pingsan (hilang kesadaran).

Konsultasikan kepada dokter apabila mengalami kekhawatiran terhadap gejala-gejala tertentu.

Penyebab

Gagal jantung sebagian besar disebabkan oleh masalah kesahatan atau penyakit lainnya, seperti:

  • Penyakit jantung koroner;
  • Tekanan darah tinggi (hipertensi);
  • Anemia;
  • Diabetes;
  • Cacat jantung sejak lahir;
  • Obesitas;
  • Kerusakan otot jantung (kardiomiopati);
  • Kerusakan katup jantung;
  • Hipertioridisme.

Diagnosis

Mendiagnosis gagal jantung dilakukan dokter dengan menanyakan gejala dan riwayat kesehatan penderita. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik. Apabila pasien dicurigai menderita gagal jantung, maka dokter akan merekomendasikan beberapa tes, seperti:

  • Tes darah. Dokter akan mengetahui ada atau tidaknya masalah pada fungsi tiroid dan ginjal, indikasi penyakit lainnya, serta dapat mengetahui kadar zat kimia dalam tubuh yang berhubungan dengan kondisi jantung melalui tes darah tersebut.
  • Ekokardiogram. Tes ini dilakukan untuk mendeteksi kinerja fungsi jantung dan kerusakan pada jantung, serta untuk membedakan antara gagal jantung sistolik dan gagal jantung diastolik.
  • Tes stres. Melalui tes ini dokter dapat mengetahui respon jantung terhadap beban latihan.
  • Tes napas. Tes ini dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya masalah pada paru-paru.
  • Pemeriksaan X-ray. Melalui X-ray akan diketahui ukuran jantung pada penderita gagal jantung.
  • Tes elektrokardiogram. Dokter akan mengetahui penyebab yang mendasari gagal jantung melalui tes tersebut.
  • Pemeriksaan ekokardiografi transesofagusPemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui struktur jantung dan pembuluh darah secara lebih rinci.

Apabila setelah dilakukan pemeriksaan dan hasilnya positif menderita gagal jantung, maka selanjutnya dokter akan menentukan tingkat keparahannya.

Pengobatan

Pengobatan gagal jantung bertujuan untuk mengontrol gejala, membantu jantung menjadi lebih kuat, serta membantu orang tetap hidup dan aktif. Dokter mungkin akan meresepkan berbagai obat untuk mengontrol tekanan darah dan membantu aksi pemompaan jantung. Obat-obatan tersebut, antara lain pil diuretik, enzim angiotensin-converting inhibitor, angiotensin II receptor blockers, beta blockers, antagonis aldosteron, dan inotropik.

Selain itu, ada pula penanganan gagal jantung melalui operasi. Berikut ini adalah beberapa jenis operasi untuk gagal jantung:

  • Operasi bypass atau angioplasty (untuk mengatasi gagal jantung yang disebabkan oleh penyakit jantung koroner).
  • Operasi katup jantung (untuk mengatasi gagal jantung yang disebabkan oleh kerusakan pada katup jantung).
  • Operasi transplantasi jantung (jantung yang sudah rusak diganti dengan jantung yang didapat dari pendonor).

Penyembuhan tidak bisa hanya bergantung pada obat-obatan atau operasi saja, melainkan harus didukung dengan gaya hidup sehat, seperti olahraga teratur, konsumsi makanan sehat, berhenti merokok, serta menghindari konsumsi minuman beralkohol.

Pencegahan

Beberapa hal berikut ini dapat dilakukan agar terhindar dari penyakit gagal jantung

  • Konsumsi makanan sehat, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijan utuh, ikan, dan daging;
  • Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh;
  • Membatasi asupan gula dan garam;
  • Berhenti merokok;
  • Hindari konsumsi minuman beralkohol;
  • Melakukan aktivitas dan olahraga rutin;
  • Menjaga berat badan;
  • Lakukan penanganan segera apabila memiliki tingkat tekanan darah dan kolesterol yang tinggi.