Nyeri otot (myalgia) adalah rasa nyeri atau sakit pada bagian otot. Nyeri ini termasuk salah satu kondisi yang paling sering dikeluhkan banyak orang dan bisa dirasakan pada bagian tubuh manapun, karena hampir seluruh bagian tubuh memiliki jaringan otot. Otot tersebut memiliki fungsi utamamempertahankan dan mengubah postur, daya gerak, serta pergerakan organ dalam.

Sebagian besar kasus nyeri otot biasanya dapat hilang dengan sendirinya dan dalam jangka waktu yang tidak lama. Namun, ada pula nyeri otot yang berlangsung lama, bahkan dapat berkembang ke hampir semua bagian tubuh, diantaranya punggung, leher, kaki, dan tangan. Gejala umum dari nyeri otot tersebut adalah rasa tidak nyaman pada otot, seperti nyeri, sakit, dan kejang.

Penyebab

Beberapa penyebab umum munculnya nyeri otot adalah aktivitas fisik yang berlebihan, cedera atau trauma otot, serta akibat ketegangan otot. Selain itu, nyeri otot juga bisa terjadi akibat penyakit atau kondisi lainnya, seperti rheumatoid arthritis, infeksi bakteri atau virus, fibromialgia, dermatomiositis, lupus, distonia, serta efek samping obat-obatan.

Diagnosis

Langkah awal yang umumnya dilakukan dokter untuk mendiagnosis nyeri otot adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik pada bagian tubuh yang mengalami nyeri, dan mengajukan beberapa pertanyaan. Jika diperlukan, dokter akan melakukan pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan darah khusus untuk mengukur kadar enzim otot, serta pemeriksaan lainnya untuk mendeteksi keberadaan penyakit Lyme dan kelainan pada jaringan penghubung.

Selain itu, dokter juga mungkin akan melakukan scan CT atau CAT, MRI, diskografi, myelogram, EMG, serta ccan tulang.

Pengobatan

Nyeri otot umumnya tidak memerlukan penanganan medis secara khusus. Berikut ini adalah cara sederhana yang dapat dilakukan untuk meredakan gejala yang dialami, seperti:

  • Mengonsumsi obat pereda sakit seperti paracetamol atau ibuprofen;
  • Kompres bagian yang sakit dnegan es batu;
  • Istirahat yang cukup;
  • Pijat ringan bagian otot yang terasa nyeri;
  • Hindari stres;
  • Melakukan yoga atau meditasi untuk meredakan ketegangan otot;
  • Olahraga ringan secara rutin;
  • Hindari mengangkat beban atau melakukan aktivitas yang berlebihan.

Namun, apabila nyeri otot yang dialami merupakan gejala dari penyakit serius, maka sangat diperlukan penanganan medis. Segera konsultasikan kepada dokter apabila mengalami kekhawatiran terhadap gejala tertentu.

Pencegahan

Anda bisa menerapkan beberapa cara berikut ini untuk menurunkan risiko mengalami nyeri otot:

  • Ketika berolahraga jangan lupa melakukan pemanasan dan pendinginan.
  • Sebelum dan sesudah aktivitas fisik lakukanlah peregangan.
  • Teratur melakukan peregangan dan bangun dari tempat duduk untuk berjalan-jalan sebentar.
  • Perbanyak minum air.