Badan seharusnya terasa segar saat atau setelah berolahraga. Namun, kenapa terkadang justru merasa sakit kepala setelah melakukan olahraga tertentu? Berikut ulasannya.

Dua jenis sakit kepala setelah olahraga

Pakar kesehatan mengelompokkan sakit kepala setelah atau saat olahraga berdasarkan penyebabnya menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Sakit kepala primer. Sakit kepala ini dapat timbul saat seseorang melakukan olahraga atau beraktivitas fisik yang berat. Saat berolahraga, otot kepala, kulit kepala, dan leher membutuhkan lebih banyak darah. Kebutuhan ini diduga membuat pembuluh darah bekerja ekstra sehingga menimbulkan rasa sakit pada kepala.
  2. Sakit kepala sekunder. Sakit kepala saat olahraga bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan serius, seperti tumor otak atau penyakit arteri koroner, sehingga perlu ditangani secepatnya. Sakit kepala jenis ini biasanya disertai dengan gejala lain, seperti muntah, hilang kesadaran, gangguan penglihatan, dan leher menjadi kaku. Segera periksakan diri ke dokter jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut.

Penyebab sakit kepala lainnya setelah olahraga

Sakit kepala setelah olahraga juga dapat dipengaruhi oleh beberapa hal lain, di antaranya:

  • Dehidrasi. Sakit kepala saat olahraga bisa terjadi karena dehidrasi. Mengonsumsi minuman yang mengandung gula, justru dapat memperparah sakit kepala. Oleh karena itu, Anda cukup minum air putih atau air kelapa tanpa gula untuk mencegah dehidrasi.
  • Terlalu lama terkena sinar matahari. Terlalu lama terpapar sinar matahari bisa memicu terjadinya sakit kepala. Anda bisa meredakannya dengan beristirahat dalam ruangan dengan pencahayaan redup atau gelap. Kompres mata dan dahi Anda dengan waslap yang dibasahi air dingin selama beberapa menit. Selain itu, Anda bisa mencoba mandi dengan air hangat.
  • Kadar gula darah rendah. Kadar gula rendah atau hipoglikemia bisa terjadi jika Anda kurang makan sebelum olahraga. Hal ini mengakibatkan tubuh kekurangan glukosa sebagai sumber energi utama.
  • Teknik olahraga yang kurang tepat. Teknik olahraga yang kurang tepat bisa membuat tekanan pada otot leher dan bahu, yang kemudian memicu sakit kepala. Oleh karena itu, Anda harus menerapkan teknik yang tepat saat berolahraga.

Cara mencegah sakit kepala setelah olahraga

Sakit kepala jangan dijadikan sebagai alasan untuk menghindari olahragaAnda bisa menerapkan beberapa cara berikut ini untuk mengurangi risiko sakit kepala setelah olahraga:

  • Pemanasan sebelum olahraga;
  • Memperbaiki teknik olahraga;
  • Perhatikan tempat olahraga;
  • Konsumsi makanan dan minuman bernutrisi;
  • Gunakan perlengkapan khusus, seperti kacamata hitam dan topi;
  • Obat dari dokter.

Anda tidak perlu khawatir berlebihan bila mengalami sakit kepala saat atau setelah berolahraga. Jika Anda memang memiliki riwayat keluhan ini sebelumnya, maka usahakan untuk menghindari olahraga yang berat. Selain itu, Anda bisa mencoba menerapkan panduan di atas agar dapat mengurangi risiko sakit kepala saat olahraga, sehingga bisa terus membakar kalori dengan sehat.