Berpuasa memiliki banyak manfaat, baik untuk spiritual dan kesehatan. Namun, manfaat kesehatan seringkali tidak didapatkan karena beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat berbuka puasa.

Berikut ini adalah tujuh kesalahan yang sering dilakukan saat berbuka puasa:

1. Makan terburu-buru

Saat berbuka, berbagai sajian yang telah terhidang membuat diri ingin segera melahapnya. Jadi tidak heran jika ada beberapa orang yang ingin cepat makan karena sangat lapar. Namun, makan secara terburu-buru ternyata tidak baik bagi perut, karena bisa membuat perut kembung dan cegukan. Bahkan menurut penelitian, makan cepat dapat menyebabkan penyakit gastroesophageal reflux. Selain itu, makan terburu-buru dapat membuat porsi makan Anda berlebihan, karena perut tidak punya cukup waktu untuk memberi sinyal ke otak agar tahu kapan harus berhenti.

2. Minum air dingin

Minuman dingin mungkin memang menjadi pilihan utama saat berbuka puasa, namun nyatanya kebiasaan ini tidak baik, karena dapat membuat kerja lambung menjadi lambat. Lambung pasti akan kaget ketika menerima air dingin, karena lambung tidak bekerja seharian. Oleh karena itu, makanan atau minuman yang masuk ke lambung harus disesuaikan terlebih dahulu dengan suhu lambung (26-27ᴼC). Sebaiknya dahulukan minum air putih yang tidak dingin sebelum mengonsumsi minuman atau camilan yang manis.

3. Terlalu banyak mengonsumsi sajian serba manis

Selama menjalankan puasa, kadar gula darah dalam tubuh rendah sehingga tubuh terasa lemas. Oleh karena itu, saat berbuka kadar gula dalam darah harus segera dinaikkan untuk mengembalikan tenaga. Namun bukan berarti Anda bisa mengonsumsi segala jenis makanan dan minuman manis secara berlebihan. Konsumsilah secukupnya, karena dengan menenggak segelas teh manis saja sudah cukup menaikkan kadar gula dalam tubuh secara perlahan.

4. Mengonsumsi gorengan

Menyantap hidangan berminyak seperti gorengan sangat digemari saat berbuka puasa. Gorengan memang bisa menjadi hidangan pembuka yang pas sebelum menyantap makanan berat seperti nasi. Namun kandungan minyak yang ada dalam gorengan tersebut tidak baik bagi lambung yang telah seharian berpuasa.

5. Langsung menyantap nasi

Beberapa orang mungkin mempunyai kebiasaan berbuka puasa dengan langsung menyantap nasi. Padahal, kebiasaan ini tidak baik bagi kerja lambung, karena setelah seharian perut dalam kondisi kosong kemudian langsung dipaksa bekerja keras. Akhirnya, perut bisa menjadi kembung, mual dan terasa perih. Oleh karena itu, sebaiknya mengonsumsi nasi atau makanan berat dilakukan satu atau dua jam setelah berbuka puasa.

6. Makan kekenyangan

Berbuka terkadang dijadikan momen untuk balas dendam setelah seharian berpuasa. Banyak orang yang langsung melahap berbagai makanan saat buka puasa hingga kekenyangan. Kebiasaan ini nyatanya tidak baik bagi tubuh, karena perut akan mengalami kesulitan dalam mencerna makanan yang masuk dalam satu kali waktu, sehingga perut menjadi kembung dan keram.

7. Berbuka dengan sajian yang pedas dan asam

Godaan makanan pedas saat berbuka puasa memang sulit dilawan. Namun jangan sampai dijadikan sebagai hidangan utama saat berbuka puasa, karena perut yang kosong akan kaget jika langsung diisi dengan makanan yang bercita rasa pedas dan asam. Kebiasaan ini bisa menimbulkan sakit maag dan terkena diare.