Hampir semua orang yang berpuasa ingin mendapatkan sensasi segar dari minuman saat berbuka, agar bisa segera mengatasi rasa haus yang dirasakan selama seharian. Salah satu minuman yang dianggap bisa mengatasi rasa haus dengan cepat saat berbuka puasa adalah minuman bersoda. Minuman ini memang dapat memberikan kesegaran yang sangat didambakan. Namun sayangnya, menurut pakar kesehatan, ada beberapa dampak buruk bagi kesehatan tubuh jika berbuka puasa dengan minuman bersoda ini. Lalu, Apa sajakah dampak buruknya tersebut?

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa, minuman bersoda ternyata kaya akan kandungan asam sitrat dan gula. Asam sitrat ini ternyata bisa membuat enamel gigi menjadi semakin rapuh sehingga jika kerap mengonsumsinya, maka akan meningkatkan risiko terkena masalah gigi berlubang. Kandungan gula yang tinggi dari minuman bersoda juga akan membuat Anda lebih mudah terkena masalah bau mulut, serta meningkatkan risiko terkena obesitas dan diabetes.

Minuman bersoda juga mengandung asam fosfat, di mana jika sering dikonsumsi ternyata mampu menyebabkan tulang menjadi semakin rapuh. Asam fosfat ini bisa membuat tubuh kesulitan menyerap kalsium, sehingga akan lebih berisiko terkena masalah pengeroposan tulang atau osteoporosis. Sering mengonsumsi minuman bersoda juga bisa meningkatkan risiko terkena masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi. Hal ini juga akan membuat Anda lebih berisiko terkena penyakit jantung.

Mengetahui banyaknya bahaya dari konsumsi minuman bersoda ini, maka sebaiknya memang kita tidak mengonsumsinya saat berbuka puasa meskipun minuman ini memang bisa memberikan sensasi kesegaran. Ada baiknya mengonsumsi air putih yang jauh lebih sehat dan dipadukan dengan kurma saat berbuka puasa, serta tidak terburu-buru untuk langsung makan besar karena bisa menyebabkan perut terasa tidak nyaman.