Bagi Anda para pengguna BPJS Kesehatan, Anda berhak untuk mengajukan klaim guna mendapatkan manfaat yang diberikan oleh pihak BPJS. Namun, sebelum mengajukan klaim tersebut, ada baiknya pahami terlebih dahulu langkah-langkahnya untuk mempermudah proses klaim asuransi kesehatan Anda. Lalu, bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini.

Langkah-langkah klaim asuransi kesehatan BPJS

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk melakukan klaim asuransi kesehatan BPJS:

1. Klaim BPJS Kesehatan berbeda dengan asuransi kesehatan swasta

Klaim untuk biaya pengobatan dengan BPJS Kesehatan akan secara otomatis dilakukan oleh faskes (fasilitas kesehatan) atau rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sehingga Anda hanya perlu menunjukkan kartu anggota yang Anda miliki untuk berobat, tanpa harus minta ganti biaya. Biaya pengobatan dari pihak BPJS Kesehatan akan dikirim langsung ke faskes atau rumah sakit.

2. Melengkapi suluruh dokumen yang dibutuhkan

Anda akan diminta untuk menyerahkan dokumen yang mendukung proses klaim, misalnya fotokopi KTP, fotokopi kartu keluarga, surat rujukan dari faskes pertama bila berobat di rumah sakit, kartu tanda keanggotaan BPJS Kesehatan Anda, dan lain-lain.

3. Klaim BPJS Kesehatan bisa langsung dipakai untuk berobat

Tanpa perlu menunggu waktu lama, Anda bisa langsung menggunakan manfaat yang diberikan oleh BPJS Kesehatan untuk berobat. BPJS Kesehatan tersebut menerapkan sistem rujukan berjenjang, sehingga Anda harus melalui faskes pertama dulu sebagai gerbang awal pengobatan, misalnya klinik atau puskesmas.

Jika masih bisa ditangani di faskes pertama, maka Anda tidak perlu dirujuk ke faskes tingkat lanjutan (FKRTL). Namun, jika memang diperlukan, maka faskes 1 akan memberikan Anda rujukan ke rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

4. Pastikan surat rujukan masih berlaku

Kondisi medis yang tidak memungkinkan untuk diobati di faskes pertama, akan dirujuk ke rumah sakit. Namun, surat rujukan yang diberikan ada batasan masa berlakunya, yaitu sampai dengan tiga bulan terhitung dari awal terbitnya surat.

Bila setelah tiga bulan kondisi belum kunjung membaik, maka Anda harus memperpanjang masa berlaku surat tersebut dengan mengulang kembali prosedur dari awal.

Dapatkan informasi lebih lengkap mengenai bisnis klinik, tips kerja sama klinik dengan BPJS, serta beberapa tips lainnya dengan download Gratis E-Book Di sini!