Membatalkan puasa saat berbuka dianjurkan dengan yang manis, misalnya dengan kurma atau teh manis. Namun, di Indonesia tidak sedikit orang yang langsung lahap makan nasi saat berbuka puasa. Nah, apakah boleh langsung makan nasi saat berbuka tersebut?

dr. Retno Pangastuti, DCN, M.Kes., nutrisionis dari RSUP Dr. Sardjito menjelaskan bahwa langsung makan nasi saat berbuka puasa boleh-boleh saja, namun tidak dianjurkan dalam porsi yang besar. Langsung makan nasi dalam porsi yang besar saat berbuka bisa mengganggu kerja sistem pencernaan, karena setelah 12 jam lebih dibiarkan kosong, perut Anda harus langsung bekerja keras mencerna nasi.

Dr Andry Hartono, SpGK dari RS Panti Rapih juga menyetujui pernyataan di atas, dan mengatakan bahwa berbuka puasa idealnya tidak langsung konsumsi makanan berat dengan porsi yang banyak. Kebiasaan berbuka langsung makan berat bisa menyebabkan kadar gula darah naik drastis yang akan memicu terjadinya resistensi insulin. Resistensi insulin ini merupakan faktor risiko utama dari penyakit diabetes. Selain itu, makan nasi saat berbuka puasa juga mengakibatkan darah dalam tubuh langsung menuju ke saluran pencernaan. Hal ini bisa mengakibatkan otak kekurangan oksigen serta glukosa, dan akhirnya cepat mengantuk sehabis makan.

Makanan dan minuman yang dianjurkan saat berbuka puasa

Menurut British Nutrition Foundation, selain makan nasi saat berbuka puasa, ada makanan lain yang lebih menyehatkan tubuh Anda di bulan Ramadan. Makanan dan minuman yang dianjurkan sebagai menu saat berbuka puasa pertama kali adalah air mineral, jus buah, dan sup. Makanan tersebut sangat penting untuk menggantikan cairan yang hilang di siang hari dan bisa menghidrasi tubuh dengan baik.

Selain itu, buka puasa yang sehat juga bisa dibatalkan dengan buah kurma. Kurma merupakan buah manis dengan karbohidrat sederhana yang mudah untuk dicerna, mengandung gula cukup, dan energi yang dapat memulihkan nutrisi di dalam tubuh. Kurma juga memiliki kandungan serat yang dapat mencegah sembelit akibat berubahnya waktu makan.

Makanan yang seharusnya dihindari saat berbuka puasa

Selain disarankan untuk menghindari makan nasi terlalu banyak saat berbuka, ada beberapa makanan lain yang wajib dihindari, yaitu makanan yang mengandung lemak seperti gorengan dan makanan manis yang banyak saat berbuka. Makanan tersebut berkalori tinggi, sehingga ketika dimakan sekaligus dalam jumlah banyak, tentunya dapat menyebabkan berat badan bertambah.

Bulan Ramadan adalah kesempatan bagi Anda untuk membentuk pola makan yang lebih sehat agar Anda bisa memiliki tubuh yang sehat saat hari raya Idul Fitri nanti. Ingat, jangan makan berlebihan ketika berbuka puasa.