Mata ikan (clavus) adalah penebalan kulit yang biasanya berbentuk benjolan kecil dan keras pada kaki. Mata ikan lebih banyak dialami oleh wanita, karena wanita lebih sering menggunakan sepatu yang tertutup dan tidak nyaman. Secara umum, mata ikan bukanlah masalah kesehatan yang serius, namun dapat menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman. Oleh karena itu, mata ikan harus tetap mendapatkan penanganan.

Gejala

Mata ikan dapat menimbulkan kelainan pada kulit, seperti penebalan, pengerasan, serta penonjolan pada kulit. Kulit juga bisa menjadi bersisik, kering, atau berminyak. Mata ikan dapat menimbulkan rasa nyeri, terutama bila ditekan, serta dapat menimbulkan peradangan.

Penyebab

Mata ikan umumnya dapat muncul karena tekanan dan gesekan di kulit yang terjadi secara berulang-ulang. Beberapa hal yang dapat menimbulkan terjadinya tekanan dan gesekan tersebut, yaitu:

  • Memakai sepatu yang tidak nyaman, misalnya terlalu sempit atau terlalu longgar, serta berhak tinggi.
  • Sering menggunakan peralatan atau bermain alat musik dengan tangan.
  • Tidak memakai kaus kaki atau memakai kaus kaki dengan ukuran yang tidak tepat.
  • Perokok yangmemakai pemantik api bisa memiliki mata ikan pada kulit jempol tangannya.

Sedangkan, beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko terkena mata ikan, yaitu:

  • Kelainan atau cacat pada jari kaki yang bengkok (Hammertoe).
  • Tidak menggunakan sarung tangan saat menggunakan sebuah alat.
  • Bunion (penonjolan pada sendi pangkal jempol kaki).
  • Memiliki kelainan kelenjar keringat.
  • Memiliki bekas luka atau kutil.
  • Kebiasaan berjalan dengan sisi dalam atau sisi luar kaki.

Diagnosis

Diagnosis mata ikan dapat dilakukan melalui dua cara berikut ini:

  1. Pemeriksaan fisik untuk mengetahui penyebab penebalan kulit.
  2. Foto Rontgen untuk melihat perubahan atau kelainan fisik yang bisa menyebabkan mata ikan.

Pengobatan

Berikut ini adalah beberapa langkah pengobatan mata ikan:

  • Menipiskan lapisan kulit yang menebal dengan pisau dengan tujuan untuk mengurangi rasa nyeri, serta membentuk ulang kulit yang sudah menebal.
  • Obat-obatan penghilang mata ikan dan kapalan, seperti krim atau salep yang mengandung asam salisilat.
  • Penggunaan bantalan sepatu yang disesuaikan dengan bentuk kaki penderita.
  • Operasi dengan tujuan untuk memperbaiki posisi tulang yang mengakibatkan terjadinya gesekan.

Pencegahan

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah mata ikan:

  • Memakai sepatu yang nyaman dan dengan ukuran yang sesuai.
  • Mengoleskan krim pelembap khusus kaki.
  • Memakai sarung tangan atau kaus kaki untuk menghindari gesekan.