Cegukan adalah peregangan yang tidak sengaja pada diafragma. Peregangan atau kontraksi diikuti oleh menutupnya pita suara secara tiba-tiba, sehingga menimbulkan cegukan. Cegukan juga dapat terjadi karena perubahan suhu mendadak, makan terlalu banyak, atau makan sahur terburu-buru. Namun dalam banyak kasus, cegukan bisa disebabkan karena kondisi emosi tertentu seperti stres, gugup, cemas, hingga terlalu bersemangat.

Cegukan saat puasa memang cukup mengganggu dan tentunya tidak bisa dihilangkan dengan minum segelas air. Namun, Anda tidak perlu bingung karena selain minum, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi cegukan saat puasa. Beberapa cara tersebut, antara lain:

1. Menahan napas

Salah satu cara mengatasi cegukan saat puasa yaitu dengan bernapas dalam-dalam dan tahan selama sekitar sepuluh detik, kemudian hembuskan secara perlahan. Ulangi cara ini sekitar tiga hingga empat kali, setiap 20 menit hingga cegukan tersebut hilang.

2. Memijat ulu hati

Menghilangkan cegukan saat puasa juga bisa dilakukan dengan memijat sekitar area ulu hati. Otot diafragma biasanya berada di bawah area tersebut, sehingga dengan memijatnya dengan lembut sekitar 20 hingga 30 detik, cegukan bisa segera mereda.

3. Duduk sambil memeluk lutut

Cobalah duduk sambil memeluk lutut dan condongkan badan sedikit ke depan seperti orang yang sedang meringkuk. Tahan posisi ini selama dua menit agar Anda bisa memberikan tekanan pada otot diafragma, sehingga bisa membantu mengatasi cegukan.

4. Tutup mulut

Cobalah untuk menutup hidung dan mulut menggunakan kedua telapak tangan Anda, tetapi tetap bernapas dengan normal. Cara ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan bernapas di dalam kantong, dosis karbon dioksida saat bernapas akan membantu menghilangkan cegukan.

5. Pijat telapak tangan

Anda dapat mengatasi cegukan saat puasa dengan menekan telapak tangan Anda menggunakan ibu jari tangan sebelahnya. Anda juga bisa menekan bagian bawah ibu jari yang terletak di antara ibu jari dan jari telunjuk. Bila tekanan di tangan ini menyebabkan sedikit sakit, maka ini gangguan yang memengaruhi sistem saraf untuk dapat menghilangkan cegukan.

6. Bernapas menggunakan kantong

Bernapas menggunakan kantong ini merupakan cara menghilangkan cegukan saat puasa yang cukup unik. Anda hanya menggunakan kantong kertas untuk menutupi mulut dan hidung, kemudian hirup udara dari kantong tersebut hingga otot-otot diafragma kembali lemas. Namun, jangan gunakan kantong plastik, karena justru akan menempel pada mulut saat Anda mengambil napas, sehingga tidak bisa dipakai untuk menghilangkan cegukan.

7. Menutup telinga

Cara mudah mengatasi cegukan lainnya yaitu Anda cukup menutup telingga menggunakan jari selama 20 hingga 30 detik. Anda juga bisa menekan area lunak di belakang cuping telinga Anda, tepatnya di bawah pangkal tengkorak. Cara ini bisa mengirimkan sinyal rileks melalui saraf vagus, yang terhubung ke diafragma. Menurut penelitian, cara mengatasi cegukan saat puasa ini memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa.

8. Tarik lidah

Menarik lidah Anda dapat merangsang saraf dan otot di tenggorokan. Caranya mudah yaitu dengan memegang ujung lidah menggunakan tangan Anda yang telah dicuci bersih, kemudian tarik lidah secara perlahan ke depan sekali atau dua kali.

9. Menekan diafragma

Menghilangkan cegukan saat puasa juga dapat dilakukan dengan menekan diafragma. Diafragma itu sendiri adalah otot yang berfungsi untuk menarik dan mengeluarkan napas, rongga diafragma ini memisahkan perut Anda dari paru-paru. Caranya sangat mudah yaitu gunakan tangan Anda untuk memberikan tekanan pada area tepat di bawah ujung tulang dada secara perlahan. Ulangi cara tersebut jika cegukan belum berhenti.

10. Menekan dada ke lantai

Menekan dada ke lantai juga termasuk cara yang mudah dilakukan untuk mengatasi cegukan saat puasa. Caranya dengan memposisikan badan dengan tengkurap atau telungkup ke dinding atau lantai untuk menekan dada yang dapat memberikan tekanan pada diafragma. Lakukan cara ini hingga cegukan tersebut hilang.

Cara mencegah cegukan saat puasa

Cegukan biasanya dipicu oleh gaya hidup, sehingga cegukan bisa dicegah dengan melakukan beberapa perubahan dalam kaseharian Anda. Jika Anda memerhatikan kebiasaan tertentu yang menyebabkan cegukan, ada beberapa hal yang perlu Anda coba, di antaranya:

  • Konsumsi makanan dengan porsi lebih sedikit per sajian saat sahur;
  • Makan secara perlahan saat sahur;
  • Hindari makanan pedas;
  • Hindari minuman berkarbonasi;
  • Hindari merokok saat sahur;
  • Berlatih teknik relaksasi, seperti pernapasan dalam atau meditasi untuk mengurangi stres.

Jika Anda sudah mencoba salah satu atau beberapa tips mengatasi cegukan saat puasa tidak kunjung membaik, atau Anda mengalami cegukan yang kronis dan bertahan selama lebih dari 48 jam, maka segera periksakan diri Anda ke dokter.