Mata merupakan salah satu organ yang sangat penting. Kemampuan melihat memang akan menurun seiring dengan pertambahan usia dan tentunya tidak bisa dikendalikan. Namun pada sebagian orang hal ini dapat terjadi lebih awal. Penyebabnya bisa saja dari kebiasaan kecil sehari-hari yang tidak disadari. Beberapa kebiasaan yang bisa merusak mata, yaitu:

1. Memakai lensa kontak

Sebagian orang mungkin ada yang mengenakan lensa kontak selama seharian atau bahkan tetap memakainya saat tidur. Penggunaan lensa kontak yang terus-menerus selama dua hari berturut-turut bisa meningkatkan risiko Anda terkena infeksi mata. Bahkan berbagi lensa kontak dengan orang lain dan tidak mengganti tempat lensa kontak bisa menyebabkan kerusakan mata.

2. Terlalu sering menggosok mata

Menggosok mata terlihat seperti tidak membahayakan, namun sebenarnya menggosok mata tersebut malah menyebarkan kotoran dan bakteri di mata. Akibatnya mata akan memerah, dan bahkan bisa menimbulkan kerusakan permanen pada bagian kornea mata. Jika Anda merasa ada sesuatu yang mengganggu pada bagian mata, maka Anda bisa mencipratkan sedikit air ke dalamnya ketimbang menggosoknya.

3. Menggunakan make up lama dan expired

Bagi para wanita terkadang lupa atau sengaja mengenakan produk make up lama atau sudah melewati tanggal expired. Produk make up seperti eyeliner atau eye shadow bisa berisiko menimbulkan iritasi pada mata dan jadi infeksi.

4. Merokok

Selain merusak gigi dan paru-paru, merokok juga berkaitan dengan risiko terkena katarak serta degenerasi makula terkait dengan usia (kerusakan pada sebagain kecil dari retina). Degenerasi makula ini menjadi penyebab utama kehilangan penglihatan pada orang yang berusia di atas 50 tahun.

5. Terlalu sering menatap layar gadget

Gadget nampaknya sulit untuk dilepaskan dari kehidupan sehari-hari, namun mata bisa lelah jika Anda terus menatapnya tanpa henti. Hal ini disebabkan oleh cahaya dari layar yang bisa membuat mata kering dan mengurangi produksi air mata. Akibatnya, pandangan atau penglihatan Anda akan semakin buram dan tidak jelas.

6. Jarang atau tidak pernah ke dokter mata

Seseorang hanya akan pergi ke dokter mata apabila telah terjadi sesuatu atau ada masalah di mata. Padahal merawat mata sejak usia muda bisa mengurangi risiko terkena komplikasi terkait mata. Anda tidak memiliki masalah dalam penglihatan dan saat bekerja, bisa jadi Anda tanpa sadar sudah memberi tekanan pada area mata.

7. Sembarangan pakai tetes mata

Mata merah umumnya dapat terjadi setelah kurang tidur atau bekerja terlalu lama. Namun untuk mengatasinya Anda tidak bisa sembarangan menggunakan obat tetes mata. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau gunakan obat tetes air mata artifisial. Namun, jangan terlalu sering menggunakannya karena bisa merusak mata.