Anda merasa malu atau bahkan takut untuk buang air kecil di toilet umum? Bisa jadi Anda mengalami fobia pee shy. Pee shy, shy bladder syndrome, atau paruresis, adalah salah satu bentuk fobia yang unik atau aneh yang membuat penderitanya sulit untuk buang air kecil ketika berada di luar rumah. Penderita fobia ini biasanya akan berusaha sekuat tenaga untuk menahan diri dari buang air kecil atau besar saat berada di tempat kerja, sekolah, atau saat menjalani aktivitasnya. Gangguan ini akan membuat hidup dan aktivitas penderitanya menjadi terbatas.

Bagi Anda yang baru tahu mungkin menganggapnya lucu, tidak masuk akal, atau hanya sesuatu hal yang bodoh. Namun ini lebih dari sekedar itu, seseorang yang mengalaminya harus mendapatkan pertolongan agar terbebas dari rasa takut ini. Bila kelainan ini masih ringan, maka kemungkinan masih bisa buang air kecil di tempat umum meskipun timbul rasa tidak nyaman. Tapi bila sangat parah, tentu akan sangat mengubah dan membatasi aktivitas dan kehidupannya, bahkan hingga menyebabkan kondisi medis tertentu akibat terlalu sering menahan buang air kecil. 

Penyebab pasti fobia ini masih belum diketahui. Fobia ini bukan masalah medis yang berkaitan dengan sistem saluran kencing Anda. Sebaliknya, fobia ini muncul akibat rasa gugup untuk buang air kecil saat berada di sekitar banyak orang. Jika kondisi ini berlangsung terus menerus, maka sangat mungkin menimbulkan penyakit pada organ yang berhubungan langsung dengan proses pengeluaran urin seperti ginjal, kandung kemih atau uretra.

Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, namun ada beberapa faktor yang dapat memicu seseorang mengalami pee shy, di antaranya:

  • Trauma akibat pelecahan seksual yang terjadi di toilet umum;
  • Pengalaman bullying yang terjadi di toilet umum;
  • Emosi yang meluap-luap seperti perasaan cemas, takut, marah, gugup yang berlebihan;
  • Toilet umum tidak menawarkan privasi, karena sarana ini memang disediakan untuk banyak orang. Akibat tidak adanya privasi di dalam toilet inilah membuat seseorang merasa malu untuk buang air kecil di toilet umum.

Beberapa pilihan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi fobia ini, yaitu:

  • Terapi perilaku kognitif untuk mengubah pikiran dan perasaan mengenai buang air kecil di toilet umum..
  • Mengajarkan teknik relaksasi untuk mengurangi kecemasan seseorang terkait fobia yang dimilikinya.
  • Mengonsumsi obat anti-kecemasan.
  • Dokter mungkin akan merekomendasikan pemasangan kateter untuk membantu buang air kecil pada kondisi yang serius.

Sebaiknya bicarakan terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda mencoba jenis pengobatan. Hal ini untuk memastikan tidak ada yang salah dengan sistem saluran kencing Anda.