Sahur adalah salah satu yang cukup penting dan tidak boleh dilewatkan saat menjalankan ibadah puasa, karena dengan sahur tubuh memiliki energi yang lebih untuk beraktivitas selama seharian, dan menjaga tubuh tetap terhidrasi. Oleh karena itu, pilihlah makanan yang sehat untuk dikonsumsi ketika sahur. Salah dalam memilih makanan dapat menyebabkan sakit perut setelah sahur. Ketahui beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit perut setelah sahur.

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menyebabkan sakit perut setelah sahur:

1. Makan dengan porsi besar

Makan dengan porsi besar saat sahur dengan tujuan agar tidak kelaparan ketika berpuasa adalah hal yang salah, karena kondisi ini bisa membuat sakit perut mendadak setelah sahur. Sakit perut setelah sahur menandakan bahwa lambung tidak dapat menerima makanan dengan porsi berlebih, sehingga proses pencernaan makanan akan lebih lama yang menyebabkan perut terasa sakit.

2. Mengonsumsi makanan terlalu pedas

Terkadang untuk membuat selera makan ketika sahur bertambah, sebagian orang memilih untuk mengonsumsi makanan yang pedas. Padahal, makanan pedas bukan makanan yang tepat untuk dikonsumsi ketika sahur, karena kandungan capsaicin pada cabai akan menyebabkan iritasi pada lambung. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan pedas ketika sahur.

3. Penyakit maag kambuh

Bagi Anda yang memiliki penyakit maag, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang pedas atau asam yang terlalu kuat. Kondisi ini dapat menyebabkan sakit perut akibat kambuhnya penyakit maag.

4. Terlalu banyak mengonsumsi kafein

Hindari terlalu banyak konsumsi kafein saat sahur, karena kafein berlebih saat sahur dapat menyebabkan sakit perut.  Kandungan kafein ini membuat iritasi pada lambung, bahkan Anda bisa mengalami diare.

Ketika sahur, sebaiknya konsumsi makanan yang penuh nutrisi dan gizi dalam porsi yang cukup. Mengonsumsi makanan sehat dengan porsi yang cukup akan menghindarkan Anda dari makan berlebihan ketika berbuka puasa. Beberapa makanan yang bisa dikonsumsi saat sahur, antara lain:

  • Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti roti gandum, beras merah, kentang, oatmeal, atau telur.
  • Makanan sumber protein, seperti daging tanpa lemak, keju, susu, tempe atau kacang-kacangan.
  • Sayur dan buah, karena dapat memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral Anda selama menjalankan ibadah puasa. Selain itu, sayur dan buah juga memiliki kandungan serat yang cukup tinggi, sehingga dapat membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan mencegah sembelit.