Ibadah haji dilaksanakan selama satu bulan di dua kota yaitu Mekkah dan Madinah. Hal ini menjadi tantangan, karena terdapat banyak kegiatan fisik yang harus dijalankan selama ibadah haji, ditambah lagi dengam suhu di Arab Saudi yang kering dan jauh berbeda dengan suhu di Indonesia. Oleh karena itu, persiapan fisik sebelum melaksanakan ibadah haji sangat diperlukan bagi mereka yang sebentar lagi berangkat ke tanah suci. Hal ini bertujuan agar melaksanakan ibadah haji ini berjalan dengan lancar.

Langkah mudah yang bisa dilakukan sebagai persiapan fisik sebelum melaksanakan ibadah haji, antara lain:

1. Olahraga teratur

Wajib diketahui bahwa hampir 75% pelaksanaan ibadah haji adalah ibadah fisik, karena jamaah akan sedikit istirahat dan melakukan jalan kaki yang cukup banyak.  Idealnya, para calon jamaah haji membutuhkan waktu tiga bulan untuk mempersiapkan fisik sebelum berangkat haji, seperti dengan olahraga.

Jenis olahraga yang dianjurkan adalah olahraga yang sederhana saja, tapi dilakukan dengan rutin, mulai dari jalan pagi, renang, hingga bersepeda. Dengan rutin berolahraga, tubuh tidak hanya menjadi lebih segar atau mengontrol tekanan dan gula darah, namun juga bisa membiasakan tubuh untuk bergerak secara teratur dan tidak kaget saat melaksanakan rangkaian ibadah haji nantinya.

2. Menjaga pola makan

Mayoritas jamaah haji sudah menginjak usia 40 tahun ke atas. Usia ini merupakan fase di mana seseorang bisa banyak mengidap penyakit, mulai dari darah tinggi, diabetes, ginjal, atau rematik. Oleh karena itu, para jemaah haji harus mulai menjaga pola makan dengan benar agar kondisi bisa selalu fit. Metabolisme tubuh yang baik ini dipengaruhi oleh asupan makanan yang baik.

Anda harus menjaga jenis asupan makanan yang masuk ke tubuh. Bagi mereka yang memiliki pantangan makanan tertentu, jangan lupa untuk mencatat menu yang menjadi pantangannya. Kurangi konsumsi lemak, dan perbanyak konsumsi serat. Hal ini dilakukan agar penyakit tersebut tidak kumat saat berangkat atau saat sudah berada di tanah suci.

3. Istirahat cukup

Selama melakukan persiapan ibadah haji, pastikan juga Anda mendapatkan waktu istirahat yang cukup. Jangan memaksakan diri untuk beraktivitas saat tubuh sudah merasa lelah. Jika tidak memiliki waktu tidur yang cukup dan berkualitas, kondisi kesehatan bisa mengalami gangguan menjelang jadwal keberangkatan hingga saat sedang menunaikan ibadah haji. Oleh karena itu, segera perbanyak waktu istirahat atau perbaiki jam tidur sebelum melangsungkan perjalanan ibadah haji. Para jamaah haji dapat memanfaatkan waktu perjalanan menuju Arab Saudi untuk istirahat agar badan tetap fit dan sehat. 

4. Cek kesehatan dan melakukan vaksinasi

Pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh juga penting dilakukan sebagai persiapan sebelum berangkat menunaikan ibadah haji. Diskusikan keluhan kesehatan Anda kepada dokter untuk mengatasi dan membuat kondisi fisik selalu baik. Jangan sepelekan pemeriksaan secara menyeluruh, karena menderita sakit saat ibadah di Tanah Suci tidak hanya merepotkan, namun juga bisa membuat ibadah haji berjalan tidak lancar. Selain itu, jangan lupa juga untuk membawa obat-obatan pribadi selama melakukan ibadah haji agar kondisi bisa semakin fit. 

Selain itu, pemerintah Arab Saudi juga telah mewajibkan para jamaah haji untuk melakukan vaksinasi meningitis dan influenza karena dua penyakit ini mudah menyebar. Banyak klinik atau rumah sakit yang telah menyediakan layanan vaksinasi ini sehingga Anda dapat dengan mudah melakukannya. Beberapa biro perjalanan haji juga memasukkan vaksinasi kedua penyakit tersebut dalam paket perjalanan mereka.

Dapatkan informasi lebih lengkap mengenai rekam medis digital dengan download Gratis E-Book Di sini!