Manfaat puasa bagi kesehatan memang telah terbukti secara ilmiah. Namun, tahukah Anda jika puasa juga bermanfaat bagi kesehatan reproduksi pria? Pakar kesehatan menyebutkan bahwa puasa bisa berdampak positif pada kesehatan organ vital pria.

Puasa bisa meningkatkan fungsi organ reproduksi pria, karena kadar asam dan basa dalam tubuh selama berpuasa akan menjadi lebih seimbang, sehingga fungsi berbagai organ tubuh juga semakin meningkat. Asupan makanan yang terbatas selama beberapa jam, membuat berbagai jenis bakteri, virus, kuman, dan sel berbahaya (termasuk sel kanker) tidak dapat bertahan hidup lama di dalam tubuh.

Selain itu, puasa juga memberikan kesempatan bagi saluran pencernaan untuk beristirahat, sehingga berbagai racun, kotoran, dan ampas yang merusak kesehatan bisa dikeluarkan dari dalam tubuh. Hal ini akan berdampak positif pada kualitas sperma. Beberapa alasan yang spesifik mengenai puasa baik bagi kesehatan reproduksi pria, yaitu:

  • Melancarkan sirkulasi darah. Sirkulasi darah yang lancar menyebabkan kemampuan ereksi organ vital pria menjadi semakin baik. Hal tersebut karena saat berpuasa, kadar kolesterol jahat dan baik berimbang dalam tubuh, sehingga hambatan yang ada di pembuluh darah berkurang dan membuat sirkulasi darah menjadi lancar.
  • Berdampak positif pada proses spermatogenesis. Spermatogenensis merupakan proses pembentukan sel spermatozoa. Semakin baik proses spermatogenesis, maka produksi sperma akan semakin berkualitas.Kadar hormon testosteron pada pria juga akan terjaga dengan baik selama puasa.
  • Membersihkan organ hati dan aliran darah. Hal tersebut tentunya berdampak positif bagi pasangan suami istri yang sedang melakukan program bayi tabung, karena aktivitas berpuasa mampu membantu proses pembuangan racun dalam tubuh yang berpotensi menghambat keberhasilan program bayi tabung. Ketika racun terbuang, maka hormon di dalam tubuh akan seimbang dan akhirnya membantu peningkatan persentase keberhasilan program.
  • Menjaga konsepsi hubungan suami istri. Seiring dengan kualitas sperma yang dihasilkan, konsepsi hubungan suami istri juga terjaga.

Menjaga kualitas sperma selama berpuasa dapat dilakukan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan perbanyak minum air putih. Sangat penting untuk memenuhi satu porsi piring makan dengan makanan sumber karbohidrat, lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral saat sahur, berbuka, dan makan malam. Sedangkan kebutuhan cairan dapat Anda penuhi dengan mengonsumsi dua gelas air putih saat sahur, dua gelas air putih saat berbuka, dan empat gelas air putih saat makan malam. Selain itu, pastikan Anda tetap berolahraga dengan intensitas ringan, seperti jalan kaki, lari, bersepeda, atau yoga, setidaknya 15-30 menit menjelang berbuka puasa agar tidak kelelahan.