BPJS Kesehatan menjadi salah satu asuransi kesehatan wajib bagi masyarakat Indonesia yang dikelola oleh pemerintah. Namun, masih ada masyarakat yang belum menggunakan dan mendaftarkan dirinya karena berbagai alasan, dan salah satunya adalah minimnya informasi mengenai BPJS. Oleh karena itu, untuk menambah pengetahuan dan informasi Anda tentang program JKN-KIS ini, berikut berbagai fasilitas dan layanan yang ditanggung BPJS Kesehatan dan yang tidak ditanggung.

Layanan yang ditanggung BPJS Kesehatan

Bagi Anda yang terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan akan mendapatkan berbagai fasilitas dan layanan kesehatan. Berbagai layanan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan tersebut, antara lain:

1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama

Pelayanan kesehatan tingkat pertama akan membiayai pelayanan kesehatan umum berupa:

  • Biaya administrasi pelayanan kesehatan.
  • Pelayanan promotif dan preventif, seperti penyuluhan kesehatan perorangan, imunisasi rutin, keluarga berencana (konseling, vasektomi atau tubektomi) dan skrining kesehatan.
  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi medis.
  • Tindakan medis nonspesialistik (umum), baik yang membutuhkan pembedahan atau tidak.
  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai.
  • Transfusi darah sesuai dengan kebutuhan medis.
  • Pemeriksaan penunjang melalui diagnosis laboratorium tingkat pertama.
  • Rawat inap tingkat pertama sesuai dengan yang dianjurkan dokter.

2. Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan

Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan ini meliputi pelayanan kesehatan rawat jalan dan rawat inap. Berikut ini adalah pelayanan tingkat rujukan yang menjadi tanggungan BPJS Kesehatan:

  • Biaya administrasi pelayanan kesehatan.
  • Pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi dengan dokter spesialis dan subspesialis.
  • Tindakan medis yang membutuhkan dokter spesialis bedah maupun nonbedah sesuai rujukan dari dokter.
  • Pelayanan obat dan bahan medis habis pakai.
  • Pelayanan penunjang yang membutuhkan diagnosis lanjutan tertentu sesuai anjuran dokter.
  • Rehabilitasi medis.
  • Pelayanan darah, seperti penyediaan kantong darah.
  • Pelayanan kedokteran forensik klinis atau visum.
  • Memberikan pelayanan pengurusan jenazah pada pasien yang meninggal setelah rawat inap di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS kesehatan. Namun, layanan yang dijamin tersebut tidak termasuk peti dan mobil jenazah.
  • Perawatan di ruang rawat inap.
  • Perawatan inap di ruang intensif seperti ICU.

3. Persalinan

Persalinan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun tingkat lanjutan adalah persalinan sampai dengan anak ketiga, tanpa melihat anak yang dilahirkan dalam keadaan hidup atau meninggal.

4. Ambulans

Fasilitas ambulans menjadi tanggungan BPJS Kesehatan dan hanya akan diberikan untuk pasien rujukan dari fasilitas kesehatan satu ke fasilitas kesehatan lainnya yang bertujuan untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan

Memang ada banyak layanan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan, bahkan hingga seumur hidup. Namun, tidak semua pelayanan kesehatan akan ditanggung dan dijamin oleh BPJS Kesehatan. Berikut ini adalah daftar pelayanan yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan:

  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan tanpa melalui prosedur yang berlaku.
  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan di fasilitas kesehatan yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, kecuali dalam keadaan darurat.
  • Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan kerja hingga besaran biayanya mencapai kesepakatan maksimal.
  • Pelayanan kesehatan yang telah dijamin oleh program jaminan kecelakaan lalu lintas yang bersifat wajib hingga besaran biayanya mencapai kesepakatan maksimal.
  • Pelayanan kesehatan yang dilakukan di luar negeri.
  • Pelayanan kesehatan dengan tujuan estetika atau mempercantik tampilan diri, misalnya operasi plastik atau memutihkan gigi.
  • Pelayanan kesehatan untuk mengatasi infertilitas (masalah kesuburan), seperti bayi tabung.
  • Pelayanan kesehatan untuk meratakan gigi (ortodontis).
  • Penyakit dan gangguan kesehatan akibat ketergantungan obat-obatan atau alkohol.
  • Masalah kesehatan akibat sengaja menyakiti diri sendiri atau akibat dari hobi yang membahayakan diri sendiri.
  • Pengobatan tambahan, alternatif, dan tradisional seperti akupuntur, shin she, dan berbagai jenis pengobatan lainnya yang belum dinyatakan efektif berdasar pada penilaian teknologi kesehatan.
  • Pengobatan dan tindakan medis yang dikategorikan sebagai percobaan (eksperimen).
  • Pembayaran untuk alat kontrasepsi, kosmetik, makanan bayi, dan susu.
  • Perbekalan kesehatan rumah tangga.
  • Pelayanan kesehatan akibat bencana dan kejadian luar biasa atau wabah yang sedang menyerang.
  • Biaya pelayanan lainnya yang tidak berhubungan dengan manfaat jaminan kesehatan yang diberikan.
  • Klaim perorangan.

Dengan mengetahui fasilitas dan layanan kesehatan yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan dan yang harus Anda tanggung sendiri, Anda bisa mempersiapkan perlindungan terhadap segala kemungkinan. Dapatkan informasi lebih lengkap tentang BPJS di Artria, dan dapatkan informasi lebih lengkap mengenai bisnis klinik beserta beberapa tips lainnya dengan download Gratis E-Book Di sini!